Efesus 5:14-16. Kedaruratan Hidup Kristen


Nats: Efesus 5:14-16.
Oleh: Sdr. Etis Nehe

Rekanku, Sdr. Etis Nehe, berkotbah di chapel pagi STTRI Indonesia. Natsnya dari Efesus 5:14–16. Kak Etis mengungkap tentang kedaruratan hidup. Hidup bukan sekadar survival instinck. Dalam surat ini, Paulus memakai banyak frasa, “sebab itu,” “itu sebabnya,” “karena itu.” Dalam ayat 15, Paulus berkata, “watch out our step”. Sebuah warning untuk tetap berjaga! Surat Efesus ini menjadi sebuah surat untuk membentuk dasar sebagai komunitas Kristen.

Kak Etis lalu mengingatkan isi buku Design for Dignity bahwa manusia memiliki sisi mulia dan sisi hina. Kak Etis berkata, “Adalah suatu kemalangan besar bagi orang Kristen bila menganggap hidup ini aman-aman saja!” Lebih lanjut ia berkata, “Tuhan itu pemberi berkat, tapi bukan penghabur berkat.” Kak Etis memberikan ilustrasi tentang bahayanya jika kita terlena pada berkat-berkat semata. Dalam fenomena Tsunami, air laut surut menjauhi pantai dengan cepat. Dalam waktu yang singkat, akan nampak ikan-ikan menggelepar-gelepar, sangat menggoda kita untuk menangkapnya, namun dibalik “berkat ikan melimpah” ini, ada maut yang siap menerjang. Tidak berapa lama, air laut yang semula surut ke arah laut, dengan cepat berbalik ke arah pantai dalam sebuah gelombang yang besar.

(Disampaikan pada Ibadah Chapel Pagi STTRI Indonesia, Rabu/26 Januari 2005)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s