1 Korintus 13:1 – 13. Kasih sebagai yang Terpenting


Nats: 1 Korintus 13:1-13. Kasih sebagai yang Terpenting
Oleh: Sdri. Netty Estin.

Rekanku, Netty, berkhotbah di chapel pagi dengan membahas nats 1 Korintus 13:1–13. Ia mengawali kotbah dengan ilustrasi tentang Deputy Council of White House di bawah pemerintahan Presiden Clinton, bunuh diri pada tahun 1993, karena stres. Apa yang ditawarkan dunia kita, tidak membuat kita lebih baik. Paulus menunjukkan jalan yang lebih utama lagi (12:31), yaitu kasih Allah (agape).

Netty kemudian menunjukkan dua poin:
1. Keberhasilan seseorang berkaitan dengan kemampuan dan keunggulannya, tidak menjamin kerohanian/kasih seseorang.
2. Tanpa kasih, kemampuan dan kebaikan kita tidak bertumbuh. Kasih itu sebagai tujuan, membutuhkan proses (Efesus 3:17 – 19, “sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah”).

(Disampaikan pada Ibadah Chapel Pagi STTRI Indonesia, Senin/31 Januari 2005)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s