Yohanes 10:29. Kepastian Keselamatan


Nats: Yohanes 10:29. Kepastian Keselamatan
Oleh: Ev. Ivan

Keraguan tentang iman Kristen bisa muncul karena:
1. Ragu-ragu karena belum paham doktrin.
2. Bergumul karena sudah belajar.

Orang meragukan keselamatannya karena fakta seringkali berbicara sebagai berikut:
1. Faktanya, tidak ada perubahan hidup, padahal sudah lahirbaru.
2. Tidak ada tanda-tanda pertumbuhan.
3. Sadar bahwa manusia berbeda dari Tuhan, dan bisa berubah.
4. Orang sangsi dengan hatinya sendiri, karena ia tahu bisa tertipu oleh dirinya sendiri.

Dalam Perjanjian Lama, salah satu definisi iman adalah “memandang” (ular tembaga). Dan Alkitab memberikan kepada kita jaminan keselamatan:
1. Yoh.3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
2. Yoh.5:24, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
3. Yoh.6:39–40, “Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.
4. Yoh.10:29, “Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
5. Ibrani 7:25, “Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
Dan untuk anak-anakNya berlaku 1 Yoh.1:9, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” Sebagai contoh, Petrus. Ia ditampi iblis, namun ada Providensia Allah atasnya.

Orang murtad itu ada dua macam:
1. Yoh.17:12, “Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.”
2. 1 Tim.1:19 – 20, “Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka, di antaranya Himeneus dan Aleksander, yang telah kuserahkan kepada Iblis, supaya jera mereka menghujat.”

Ada dua penyebab mengapa anak-anak Tuhan tidak bekerja keras:
1. Aku belum beres.
2. Komunitasku tidak beres.

Apakah saya umat pilihan? Baca 1 Kor.13:5, “Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.” Hoekema membahas tentang ini. Menurut John Owen, jika kamu pilihan, kamu rajin. Dan kalau kamu rajin, tandanya Tuhan tetap pelihara kamu.

(Disampaikan pada Ibadah Umum Gereja Reformed Injili Indonesia, Jakarta, Minggu/16 Januari 2005. Belum diperiksa oleh pengkhotbah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s