Lukas 18:9-14. Dua Respon yang Berbeda


Nats: Lukas 18:9-14. Dua Respon yang Berbeda
Oleh: Sdri. Yen Sin.

Rekanku Yen Sin berkotbah di chapel pagi, dan men-share-kan Lukas 18:9–14. Yen Sin menjabarkan bahwa ada dua hal tentang meresponi Allah:

1. Persamaan: Obyek yang sama; ke tempat yang sama; dan Allah yang sama
2. Perbedaan:

(a). Ahli Taurat:
(1). Datang dengan percaya/puas diri;
(2). Datang dengan perasaan layak/sombong, serta membandingkan diri dengan sesamanya; dan
(3). mengeluarkan kata-kata sembrono dan memandang rendah oranglain;

(b). Pemungut cukai:
(1). Datang dengan hati yang gelisah dan menyesal;
(2). Tidak layak, serta membandingkan diri dengan Allah sendiri; dan
(3). Mengeluarkan kata-kata hormat.

Bahan evaluasi kita:
– Kehidupan spiritual sejati, membawa kita semakin mengenal Allah. Perhatikan bahwa orang Farisi mengeluarkan kata “aku”, hingga lima kali. Ia justru sedang mempraktekkan, “religious activities that devide us from God.
– Kehidupan spiritual sejati, membuat kita semakin humble.
– Sebagai ilustrasi, ada pertanyaan, “have you ever pray for her?” Seorang theolog mengatakan:
– Tidak ada orang yang berbangga, dapat berdoa.
– Tidak ada orang yang mencela oranglain, dapat berdoa.
– Doa yang sejati adalah bagaimana kita menempatkan hidup kita di samping Allah. Tanyakan pada dirimu: Adakah aku sebaik Allah?
– Kehidupan spiritual sejati, semakin membuat kita sadar akan anugerah Allah.

(Disampaikan pada Ibadah Chapel Pagi STTRI Indonesia, Rabu/19 Januari 2005)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s